Tips Komunikasi Dengan Tuli Atau Orang Yang Kesulitan Mendengar
Sahabat kebaikan pernah bertemu dengan Teman Tuli/HoH/Difabel Rungu. Awal ketemu pernah bingung karena tidak pernah mendapat edukasi cara berinteraksi dengan mereka lalu takut mulai komunikasi. Tenang jangan takut, mereka sama seperti kita pada umumnya hanya menyesuaikan dalam cara berkomunikasi tergantung si Tuli nyamannya komunikasi dengan metode komunikasi seperti apa. Jangan pernah tanyakan apakah mereka bisa ngomong gak. Soalnya itu akan membuat teman Tuli tersinggung sebab Tuli bisa kok ngomong tapi dengan medium yang berbeda dengan orang pada umumnya. Komunikasi tidak harus melulu tentang verbal bukan, tapi melalui gestur, isyarat dan gerakan lainnya kita sebenarnya sudah berkomunikasi. Tuli dalam berkomunikasi juga bervariasi, ada yang menggunakan verbal, bahasa isyarat, baca gerak bibir dan tulisan, tergantung dari sisi kenyamanan Tuli sendiri. Komunikasi dan percakapan dengan Tuli/HoH/Disabilitas Rungu selalu diawali dengan kontak mata dan sinyal komunikasi lainnya, seperti sentuhan ringan di bahu atau di depan lengan. Lawan komunikasi anda juga akan memanggil dengan cara menepuk di bahu atau di depan lengan.
Kamu saat ketemu teman Tuli, gak usah bingung ya. Biachan mau berbagi beberapa tips komunikasi dengan Tuli atau orang dengan kesulitan mendengar. Berikut Biachan jabarkan secara ringkas dan jelas.
- Cek Lingkungan
Pastikan Anda berada dalam pencahayaan jelas. Jangan di tempat gelap dan jangan membelakangi matahari maupun lampu karena menyebabkan bayangan. Jika lawan bicara Anda menggunakan alat bantu dengar/CI, pastikan Anda berada dalam lingkungan yang tenang tanpa suara hiruk-pikuk agar dia dapat mendengar dan menangkap pembicaraanmu dengan jelas tanpa terdiktrasi dengan suara lain yang akan masuk ke alat bantu dengar/CI saat berada disuasana keramaian dengan suara yang beragam. - Mendapatkan Perhatian
Pastikan Tuli/HoH/Disabilitas Rungu melihat Anda sebelum mulai. Anda dapat memanggil mereka dengan sentuhan ringan di bahu atau melambai ke arah mereka. Jangan menjentikkan jari ataupun menepuk tangan untuk memanggil mereka. Posisikan wajah dan mulut anda berada di depan mereka agar terlihat jelas. Jika Anda melihat ke bawah atau ke arah lain sambil berbicara, lawan bicara Anda tidak dapat menangkap sepenuhnya. Jangan berbicara pada kepala belakang Tuli/HoH/Disabilitas Rungu. - Pastikan Anda Berada Dalam Sudut Pandang Mereka dan Seimbang (Mata ke Mata)
Kalau perlu ubah posisi Anda, seperti ikut duduk atau ikut berdiri, tetapi jangan terlalu mendekat ke wajah karena wajah dan mulut dalam posisi close up susah dibaca. Dalam ruangan, pastikan pencahayaan cukup bagi lawan bicara Anda untuk melihat Anda dengan jelas. Di luar ruangan, apapun pastikan posisi Anda menghadap kearah matahari agar tidak ada bayangan maupun pantulan cahaya bagi lawan bicara Anda. Pastikan mulut Anda tidak terhalang apapun (rokok, permen karet, kumis tebal, tangan, dll). - Berbicaralah Seperti Biasa Tanpa Menaikkan Volume Suara Atau Meniru Mulut Ikan Mas Koki
Jangan berbisik atau berteriak atau mengeja karena bibir akan sulit dibaca oleh Tuli/HoH/Disabilitas Rungu. Bagi lawan bicara yang menggunakan alat bantu dengar, pastikan Anda menggunakan suara dan intonasi jelas (tidak menggumam) dengan volume biasa karena suara Anda akan diperbesar oleh alat bantu dengar. Jika lawan bicara Anda tidak bisa membaca bibir Anda, gunakan kertas dan pena. - Kontak Mata dan Ekspresi Wajah
Anda mungkin tidak menyadari bahwa komunikasi kebanyakan terjadi dalam mata, ekspresi wajah, dan bahasa tubuh. Lepaskan kacamata hitam Anda dan jangan ragu menunjukkan ekspresi wajah (senyuman, gerakan mata dan alis, kernyitan, dll) untuk menekankan pesan yang disampaikan. - Pikirlah secara Visual
Agar pesan anda mengena, cobalah untuk:- Gunakan referensi visual jika memungkinkan (seperti tunjukkan jam jika berbicara tentang waktu, tunjukkan hal atau dokumen yang dibicarakan).
- Gunakan pena dan kertas untuk memperjelas hal-hal yang tidak dimengerti oleh lawan bicara Anda. Jika memungkinkan, peragakan sekaligus hal-hal yang dibicarakan seperti cara mengoperasikan mesin atau sudut mana yang harus ditendang agar mesin berfungsi).
- Jangan ragu untuk berpantomim atau gunakan bahasa tubuh. Pastikan Anda menyediakan bentuk tertulis hal-hal penting yang telah dibicarakan (agenda dan notulensi rapat, denah, dll).
- Diskusikan dengan lawan bicara Anda cara lain untuk berkomunikasi yang dapat dicoba.
- Ketika Mendengarkan Tuli Berkomunikasi
- Pertahankan kontak mata. Jangan jelalatan kesana kemari bak mata keranjang ye..
- Simak baik-baik, jika Anda tidak paham, mintalah Tuli mengulangi informasi atau pembicaraan.
- Jika komunikasi agak tersendat, jangan merasa tidak enak karena lambat laun akan lancar setelah memahami cara berkomunikasi masing-masing. Jangan nyerah ditengah jalan dong, gak asyik dan gak sopan juga. Masa berjuang memahami kode do’I aja setengah mati, sama teman Tuli baru setengah jalan sudah nyerah. Kurang menantang nih.
- Pertemuan dalam Kelompok
- Bicara satu persatu (jangan serentak), sebab jika serentak akan membuat Tuli kebingungan dan tidak menangkap pembicaraan dengan utuh.
- Gunakan sinyal sebelum berbicara.
- Pastikan ada juru bahasa isyarat dan typist (juru ketik)
- Sediakan materi pembicaraan (agenda, presentasi)- Tuli/HoH/Disabilitas Rungu tidak bisa fokus pada dua hal secara bersamaan. Jelaskan baru tunjukkan.
Nah itu tadi delapan tips cara berkomunikasi dengan Tuli/HoH/Disabilitas Rungu yang Biachan jabarkan sesuai dengan konten di IG @handaituli dengan beberapa penambahan dari penulis sendiri. Jadi jangan galau atau ragu maupun takut kalau ketemu teman Tuli/HoH/Disabilitas Rungu. Menyelami dunia sunyi mereka itu asyik loh dan dapat banyak pengalaman berharga,
~ Disabilitas tidak butuh rasa kasihan, kami manusia sama adanya dengan kalian yang hanya ingin dipahami dan menjadi manusia yang layak dengan adanya akses yang sesuai dengan kebutuhan kami~
(Y.M)

Komentar
Posting Komentar
Selalu berbuat baik dan menebar senyum kebaikan
".. Satu hal bahagia adalah ketika melihat senyum orang lain karena kebaikan yang kita lakukan .."
Sudahkah Anda berbuat baik hari ini?