In Memoriam of the First Lombok 7.0 SR
Hari ini 5 Agustus 2021, tepat tiga tahun bencana diawal bulan agustus. Pulau Lombok berguncang gempa berkekuatan 7,0 dalam Skala Richter, petang itu waktu maghrib tiba-tiba bumi berguncang. Panik? Jangan ditanya, bahkan banyak yang tak sempat menghindar, yahh bukan menghindari guncangan melainkan menghindari atap-atap dan dinding-dinding yang berjatuhan. Hal yang paling berharga saat itu adalah keselamatan diri dan keluarga, gesit kaki berlari ditengah guncangan dan dalam gelap. Hanya kalimat-kalimat taubat beserta puji-pujian atas kebesaran dan keagungan Tuhan yang terlintas dalam pikiran dan hati. Semua orang berada dalam situasi yang sama, merasakan detik-detik antara hidup dan mati. Terlebih saat itu guncangan terasa sampai ke pulau seberang. Sesaat sinyal komunikasi masih tersambung, deringan suara HP terdengar. Sanak saudara yang berada nan jauh disana sama khawatirnya dengan kami, begitu cepat berita tersebar. Tak hanya sekali, dalam gelapnya malam mas...