Postingan

Menampilkan postingan dengan label Religi

1443 H

Sebuah momentum yang harus kita syukuri, mengevaluasi diri agar menjadi pribadi lebih baik kedepannya. Hijrah secara bahasa berasal dari bahasa Arab, haajaro - yuhaajiru - muhajarotan wa hijrotan . Dimana seseorang yang berpindah meninggalkan suatu tempat yang baik menuju tempat yang buruk dan sebaliknya meninggalkan tempat yang buruk menuju tempat yang baik. Hijrah bukan hanya saja ungkapan biasa melainkan harus dibuktikan dengan keteladanan yang baik dan mampu merubah kebiasaan-kebiasaan buruk sehingga bisa dijadikan panutan bagi orang sekitar. Bagi kita, Hijrah merupakan hari besar yang bisa menjadi renungan semua umat agar kedepannya kita mampu menghadirkan nilai-nilai positif bagi peradaban Islam. Tapi sebaliknya juga, ketika roh dan jasad ini ingin hijrah bukan berarti harus menunggu hari besar Hijrah untuk memulainya, melainkan diwaktu manapun bisa kita lakukan, lebih-lebih mendapatkan hidayah dari Sang Khalik. ...

Tasawuf: Solusi Degradasi Moral Milenialis

Gambar
Era milenial yang ditunjukkan dengan merebaknya inovasi dalam segala bidang kehidupan, tak syak dapat dilihat sebagai dua sisi mata pisau. Berbagai terminologi bermotor “Industri 4.0” sebut saja seperti AI (Artificial Inteligence); Big Data; Augmented Reality; Cloud Computing; Cyber Security hingga Addictive manufacturing sudah siap menerobos sekat-sekat geografis ( borderless ), tak peduli tentang siap atau tidak masyarakat global terhadapnya ( survival of fittest ). Proses Digitalisasi sepertinya sudah memberi efek candu akut kepada masyarakat global ( Global Citizen ) hingga tak dapat terpisah dari konsep IoT ( Internet of Thing) . Proses efisiensi ini, tentu saja memberikan kontribusi positif dalam banyak hal, namun implikasinya berupa proses dehumanisasi yang kemudian menyebabkan “degradasi moral” adalah bayaran yang terlalu mahal untuk itu semua, karena produk berlabel semoderen apapun akan dirasakan terlalu “ Over Price ” jika harus mengorbankan kualitas akhlak manusia. ...

Jalan-Jalan Mulu, Kenapa Sih?

Gambar
Jawabannya sederhana, mentafakkuri ciptaan Allah SWT. Jawaban lainnya adalah, ingin menikmati suasana beribadah di tengah indahnya ciptaan Allah, seru bukan? Let me describe it! Tidak sedikit orang yang mengatakan, ngapain sih jalan-jalan mulu? Padahal kewajiban dan tanggung jawab masih harus dikerjakan, kok ditinggal? Sebagai seseorang yang memiliki lingkaran “teman untuk jalan-jalan”, kami tidak sepenuhnya meninggalkan kewajiban. Sebelum hari jalan-jalan yang ditentukan, kami akan menyelesaikan tugas-tugas atau tanggung jawab terdekat. Karena tidak mungkin membawa beban berat ketika berjalan-jalan bukan? Ciptaan Allah benar-benar indah, dan kami “memburu” itu. Kami benar-benar menekankan untuk mentafakkuri segala ciptaan Allah yang kami lihat di perjalanan, dan bukan hanya untuk melepas penat dari kesibukan. Mungkin terdengar sedikit klise, namun hampir dari seluruh kami menyukai bintang-bintang di langit malam. Melaksanakan sholat di bawah lautan bintang benar-benar teras...

Sampai Hari "H"

Gambar
Assalamu’alaikum sahabat kebaikan 😊 Apa kabar dua pekan belakangan ini? Kurasa baik, buktinya kamu masih sempat membaca tulisan ini kan. Terima kasih telah membaca blog kebaikan tiap hari ya, semoga kamu dan orang-orang di sekelilingmu mendapatkan kebaikan yang banyak. Aamiin. Mari kita mulai sesi hari ini dengan pertanyaanku pada sahabat sekalian. Kamukah raga itu, yang sering mendoakan teman-temanmu yang berkabar dengan undangan pernikahan? Atau kamu yang didoakan karena mengirim undangan pada mereka? Oh atau kamu orangnya, yang terisak pelan dengan tisu di tangan ditambah upaya mengikhlaskan? Yang mana pun kondisimu tetaplah berbaik sangka dengan doa. Sampaikan pada-Nya bahwa kamu bahagia karena masih bias mencintai-Nya. Berbicara undangan pernikahan, seringkali kudapati teman-temanku membuat status WhatsApp dengan caption “ Selamat ya, semoga lancar sampai hari H ” dan sederet kalimat doa lainnya. Kalimat singkat yang diharapkan menjadi penguat si pengantin menuju har...

Istiqomah

Gambar
Bismillah.. Haloo sahabat kebaikan 😊 Sudah belajar apa aja minggu ini?. Mimin mau sedikit berbagi ilmu yang mimin dapetin nih, sebenarnya ini sebagai pengingat buat mimin juga. Semoga bermanfaat yah sahabat kebaikan. Mimin teringat satu hadis nih sahabat kebaikan, apa itu? Yuks baca... Amalan yang terus menerus itulah yang disebut konsisten atau istiqomah . Coba deh perhatikan hadis diatas, ternyata amalan yang istiqomah itu lho yang disukai Allah, yang dicintai Allah. Hayo siapa yang mau dapat cintanya Allah?. Mimin sih pengen banget dapat cintanya Allah. Karena kalau udah dapat cintanya Allah, apapun yang kita inginkan bakal dikasi. Jangankan dunia yang hanya sementara, akhirat yang kekalpun dikasi (syurga). Eiittss jangan khawatir, mimin ada beberapa tips nih biar kita tetap istiqomah untuk menjalankan perintah-Nya dan tetap dalam ketaatan. Ingat Mati! Yups bener banget, salah satu senjata biar tetap istiqomah adalah dengan mengingat kematian. Karena yang namanya kala...

Jodoh Yang Pasti

Gambar
Jodoh yang pasti itu datang tanpa diminta. Tamu yang tak pernah diundang. Jodoh yang pasti itu tanpa permisi kan menyapa semua orang. Jodoh yang pasti itu terkabar sangat jelas dalam sebuah firman Allah Subhanahu wa Ta’aala, Tiap-tiap umat memiliki batas waktu. Maka ketika waktu itu telah tiba, mereka tidak dapat memundurkannya barang sesaat pun dan tidak dapat (pula) memajukannya (Q.S. Al-A’raf : 34). Waktu itu pasti datang, siapa saja tidak bisa terhindar darinya. Menjauh bukan jawaban, akan tetap meminang jiwa yang telah tergariskan. Bukan setuju dalam diri yang menentukan namun tiba-tiba kan datang jawaban. “Saban raga yang berjiwa akan merasakan mati, kemudian hanya kepada Kami kamu kembali.” (Q.S. Al-Ankabut : 57) Nikmat mana yang mengalahkan nikmat Allah? Tidak ada rasa cinta dan sayang menandingi sayangnya Allah pada kita? Tidak ada peduli yang sangat besar melimpah ruah melainkan pedulinya Allah pada hamba-Nya? Bukti yang banyak kita jumpai dan diri masih p...

Sepucuk Surat

Gambar
Ternyata telah hampir separuh bulan dia pergi. Jejaknya masih ada atau telah sirna, bisa ditelisik masing-masing pemilik jiwa. Kali ini, kutuliskan sepucuk surat darinya, semoga menjadi pengingat bagi kepala yang mudah lupa, semoga sedikit petuahnya menjadi pengobat rindu hati yang sering khilaf insafi diri. Bacalah pesan Ramadhan ini. Hai sahabatku, Hari ini tepat 14 hari aku pergi. Bagaimana kabar imanmu yang tinggi kala bersamaku tempo hari? Bagaimana kabar tilawah yang engkau perjuangkan hingga tidak tidur saat bersamaku dulu? Bagaimana kabar tahajjud, dhuha dan amal yang lain begitu aku beranjak meninggalkanmu? Kuharap kau baik-baik saja :) Apa? Kau bilang kau berubah setelah bilangan hari yang sedikit ini? Padahal kau tahu masih ada sebelas bulan tersisa untuk bertemu denganku. Apa dalam rentang waktu itu engkau merasa aman dan masih hidup nanti? Jangan jadi HAMBAku, Jangan jadi HAMBA RAMADHAN! Jangan ubah kebiasaan bangun malammu demi terjaga merapal doa disepertiga...

Di Antara Dua Pilihan

Gambar
Bukan dalam drama, novel dan tertulis dalam cerita. Namun hal itu nyata yang kita semua pasti merasa. Manusia tak pernah lepas dari dua hal dalam hidupnya, kebaikan dan keburukan. Tertipu dengan hasutnya, terlena dengan rayunya dan hanyut dibawah bisiknya. Tak mampu bertahan maka lembah dalam jurang pun siap untuk tempat bersarang. Gelap dan Terhimpit jika terus menerus terbisikkan. Sahut yang memanggil untuk menghantar pada cahaya Tangan dan kaki tak mau memihak padanya Berlari dan menggenggam arah untuk melawan, karena sudah terbuai dan menjadikan itu sebuah kecintaan. Dunia ini tempat kita hanya sebentar, ibarat seorang musafir yang hanya menetap dan numpang lewat. Manusia tak lepas dari bisikan dan rayu syaiton. Kesenangannya adalah melihat kontrol tak terkendali pada diri manusia, mengikuti apa yang dia perdaya adalah kesuksesan nyata. Hambatan yang selalu menjadi arus baik itu tak tersalurkan Saat kita tak mampu menguasai hati. Sulit sekali menjadi orang...

Paksa-Mu Semoga Menjadi Lillah

Gambar
Kau yang mampu mengubahku. Kau mampu menyedot perhatianku. Bahkan kau yang mampu memaksaku dengan sangat keras menyakiti diriku. Bahakan waktu luangku pun penuhnya untukmu. Remuk Rasa Tubuh ini, seakan nafas sesak, bernafas pun sangat menyakitkan. Gemetar dan sakit saraf-saraf ini. Kau paksa dengan sangat terpaksa diriku mengikutimu. Sampai waktuku kini lebih memilih menghabiskan diri bersamamu. Hanya kau yang mampu memaksaku menghentikan munculku lama dalam dunia maya yang membuang waktu untuk waktu yang tak penting Hanya kau yang mampu membuatku. Membuka lembaran-lembaran cinta dari sang Robb dengan sangat lama dan penghujung do'apun terpanjat di 1/3 malam, Sangat dekat kebaikan itu. Namun sungguh dirimu adalah nikmat yang menyiksa itu... Bersamamu sabar ku paksa Bersammu Ikhlas ku lepas Besamamu berbagi ku tebar luas Bersamamu waktuku lebih bermakna Aku ingin mengatakan seuatu yang mungkin membuatku akan sangat Rindu nantinya... Seandainya kau pergi sebantar ...

SEBERAPA PENTINGKAH BAJU LEBARAN?

Gambar
Sebentar lagi lebaran, ramai sekali media memberitakan euforia masyarakat untuk membeli baju lebaran. Rela desak-desakan tidak peduli pandemi, mungkin mereka golongan yang akan memprakarsai herd immunity yang berdampak pada berkurangnya populasi penduduk Ibu Pertiwi. Saya sih berdoa semoga negara kita baik-baik saja meski masyarakatnya masih banyak yang bebal dan menganggap bahwa aturan itu dibuat untuk untuk dilanggar. Lalu munculah tanya dalam amigdagala saya yang paling dalam, seberapa penting baju lebaran ini sampai sebegitu relanya orang-orang untuk berbondong-bondong beli baju lebaran bahkan rela mempertaruhkan nyawa (lebayy sih tapi bener loh). Sebelum kita masuk ke dalam seberapa penting baju lebaran ini, mari kita tengok sejarah baju lebaran di Indonesia. Ya tidak salah, memang betul ada sejarahnya, dan diabadikan dalam buku “Sejarah Nasional Indonesia” karangan Marwati Djoened Poesponegoro dan Nugroho Notosusanto. Dijelaskan di sana bahwa tradisi membeli baju lebaran d...

POPULARITAS VS IKHLAS

Gambar
"Jangan tertipu oleh pujian, ingat banyak nayamuk yang mati karena tepuk tangan" *** Halo teman-teman mimin kembali lagi nih. Wah mau lebaran aje nih. Persiapan kalian untuk menyambut hari kemenangan apa nih? Jangan lupa yah untuk mengoptimalkan 5 hari untuk semakin giat beribadah. *** Pernah gak sih waktu kecil kalo ditanya pengen jadi apa ? Jawabannya lantang banget jadi artis atau orang terkenal. Ada yang seperti ini ? . Nah sama dulu mimin juga sering banget mendambakan posisi “populer” waktu menjadi anak sekolahan nih. Kalo ditanya mengapa? Keren aja dilihat banyak orang, lalu menjadi orang yang berbeda dari orang kebanyakan, wes belum lagi kalo ada yang yang apresiasi terhadap hal yang kita lakuin. Eits, jangan mikir yang negatif dulu nih mimin gak membuat sensasi loh waktu sekolahan. Masih ingat dibenak mimin waktu kelas 7 SMP mimin adalah salah satunya calon ketua osis perempuan. Nah lalu pas hasil keluar mimin mendapat suara terbanyak ke-4 dari 20 calon...

Aku, Kamu (Kita) Serta Dunia Dan Seisinya

Gambar
Memiliki harta melimpah, rumah mewah, hingga ratusan hektare hamparan sawah mungkin impian kita semua. Namun pernahkah kita berpikir cara untuk mendapatkan itu semua? Kerja Keras? Tentu saja. Tapi.. Apakah kita pernah berpikir bagaimana mendapatkan sesuatu yang lebih dari itu semua? Dengan cara mudah, bahkan bisa mendapatkan lebih dari dunia dan seisinya. Yukk dibaca dulu, supaya kita bisa bersama-sama mendapatkan kebaikan yang lebih besar dari dunia dan seisinya.. Lah kok KITA? Iyaa KITA, karana kalau hanya KAMU dan AKU saja, memiliki dunia dan seisinyapun kan terasa hampa.. hiyaa hiyaa hiyaaa Jadiii begini Sob/Sis/Coy/Beb/Bro/Hep.. Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam begitu menganjurkan shalat sunnah dua rakaat sebelum subuh. Mengapaa?? Karena Shalat sunnah dua rakaat sebelum subuh memiliki keutamaan tersendiri. Yaituu Lebih baik dari dunia dan seisinya lohh. Lahh kok Gituu? Beneran nih? Yupsss benarr, Sebagaimana disebutkan dalam sebuah hadits: "Dua rakaat (s...

Tidak Pernah Puas

Gambar
Thomas Alva Edision mengatakan “Discontent is the first necessity of progress atau dalam bahasa google terjemahan, “Ketidakpuasan adalah kebutuhan pertama dari kemajuan.” Puas adalah halangan untuk terus bergerak. Tunggu, kita sepakati dulu bahwa pembicaraan kali ini adalah tidak puas dalam hal positif ya manteman 😊. Berangkat dari pendapat Alva, kita telusuri lagi makna tidak puas yang hakiki. Berangkatlah dari ujung kaki hingga mengendap di kepala, diteruskan jadi perbuatan baik, dirasakan dan dinikmati banyak jiwa yang haus mencari. Sebelum Thomas mampu mengungkapkan pendapatnya, telah lahir seorang lelaki. Sepanjang hidupnya dia memberi contoh tentang tidak berpuas diri. Jejak perjuangan itu melingkupi para wanita dengan hijab dan akhlak mereka yang terjaga, juga memberi para lelaki tugas untuk bertanggung jawab dengan menambah pemahaman agama tiap hari. Lelaki itu, sosok yang namanya terkenal di langit dan di bumi. Muhammad Shallallahu 'Alaihi wa Sallam. Beliau meng...

Menjadi Muslim Milenial

Gambar
Islam rahmatan lil alamin, adalah sebuah termiologi yang memiliki banyak dimensi perspektif. Di antara tafsir Islam rahmatan lil alamin adalah bahwa Islam memiliki kualitas universal. Universalitas Islam sebagai sebuah entitas kepercayaan dan kompilasi tata aturan bermakna Islam haruslah bersifat adaptif dan sesuai dengan berbagai kondisi dalam segala waktu dan tempat, tidak terkungkung dalam batas ruang dan waktu/spasial. Islam sebagai agama yang dibawa oleh Nabi Muhammad pada abad ke-6 Masehi faktanya tidak pernah hadir dalam ruang vakum budaya dan kepercayaan. Keadaan itu membawa pada konsekuensi logis dan implikatif bahwa dalam kiprah dakwahnya, Islam harus memiliki karakter kompatibel dalam memandang konstruk sosial yang berbeda. Proses akulturasi antara Islam dengan berbagai kebudayaan dan pranata sosial di seluruh dunia adalah sebuah keniscayaan. Namun, faktanya upaya sinkretisasi ini memang tidak pernah berjalan mudah, Islam dengan ruh transendental yang kuat berhadapan den...

Memaksimalkan Bersamamu

Gambar
Marhaban ya Ramadhan... Marhaban ya Ramadhan... Marhaban ya Ramadhan... Seruan setiap insan yang beriman. Menyambut penuh gembira dan bersemangat dalam mengerjakan setiap kebaikan. Begitu pun Rasulullah dan para sahabat ketika menyambutnya. Bagaimana tidak bahagia, begitu banyak keutamaan selama bulan Ramadhan. Sabda Rasulullah "Wahai umatku! Akan datang padamu bulan yang mulia, bulan penuh berkah. Pada bulan itu, ada malam yang lebih mulia dari seribu bulan. Itulah malam ketika Tuhan memberi perintah bahwa kewajiban puasa harus dilakukan pada siang hari. Dia menciptakan shalat tarawih yg dikerjakan pada malam hari," Begitu bahagia Rasulullah dan para sahabat menyambutnya. Tiada hari tanpa mereka sia-siakan. Lalu pertanyaan besar bagi kita semua. Sampai mana kebahagiaan itu menyertai kita? Sampai mana pengorbanan yang kita perbuat untuk membuktikan besarnya rasa syukur kita ? Apakah sebatas memajang story dalam WA, ig, twiter dan sosmed lainnya menandakan kita me...

Diskon 100% dari Allah

Gambar
Bukan main dan bukan cerita biasa Semua terkabarkan lewat Kabar Surat Cinta Lembut dan manis bahasa-Nya Tiada dusta yang tertulis, semua hal Nyata Terkabarkan untuk semua, namun sedikit yang Senang dan Bahagia Hanya orang yang paham akan pesan-Nya meraih kabar gembira Sambutan penuh bahagia Bertemu pun menjadi syukur yang luar biasa Menangis mengingat mulia dan Besar balas bagi pekerja Setiap Aktivitas mulia berbalas kali lipat gandanya Harus bersyukur hati ini yang hina Namun sungguh agung Cinta-Nnya Karena pahala langsung berbalas dari-Nya Bulan ini bukanlah bulan sembarang mulia Allah Beri banyak diskon bagi setiap Amal pekerja sebab Lillah-Nya Menangis dan merugi jika tak disambut dengan gembira Ada yang salah pada hati Kita?? Sering hati dan lisan berdusta Tak bersyukur dengan semua Padahal bisik zikir dan Shalawat akan jadi pahala yang berlipat ganda Tidur pulas manja pun akan di hitung nilai pahala Apa lagi kau sempatkan setiap wak...

Belajar Ikhlas

Gambar
Ikhlas? Banyak makna yang terkandung dalam kata ikhlas. Berapa definisi yang dituangkan oleh beberapa ulama salah satunya Ulama terkenal Abi Qasimy al-Qusyairi berkata: "Ikhlas adalah menjadikan tujuan taat satu-satunya hanyalah kepada Allah SWT. Dia ingin mendekatkan diri kepada Allah SWT. Bukan untuk mendapat pujian" . Ada juga pendapat yang lain, ikhlas adalah "Menjadikan tujuan hanyalah untuk Allah SWT tatkala beribadah" , yaitu jika engkau sedang beribadah maka hatimu dan wajahmu engkau arahkan kepada Allah SWT bukan kepada manusia. Dapat diketahui teman-teman ikhlas itu tidak terbatas dalam perkara ibadah saja seperti sholat, puasa, zakat, membaca al-Qur'an, dan amalan lainnya. Namun keikhlasan juga menyangkut amalan-amalan yang berhubungan dengan muamalah (pergaulan sosial) juga teman-teman. Ada sebuah cerita pendek, dikala itu ada dua orang akhwat yang pergi membeli lauk untuk berbuka puasa tempatnya di Gomong. Akhwat yang dua ini hanya memiliki ua...

Tahanlah! Agar Bonusmu Tak Lari

Gambar
Puasa? Apakah arti puasa? Puasa tidak makan, puasa tidak minum, sejak subuh sampai magrib Apakah arti puasa? Puasa menahan lapar, puasa menahan haus, dan menjaga perilaku Lalala… lalalal… Wkwkwkwk, kayak lirik lagu anak kecil yang ada dimurottal aje... Hahahhaha…. Efek intermezzo murottal nih... Well well,,,, Sobat, kali ini saya bakal ngebahas dikit tentang puasa yang saya rangkum dari berbagai sumber. Yups, tepatnya terkait apa aja sih yang perlu ditahan saat berpuasa. Sebelumnya sobat pasti udah tau nih definisi puasa, tapi tak pe lah kalo saya ingatkan lagi karena manusia tempatnya lupa. Puasa itu tak sebatas menahan makan dan minum saja kayak lagu diatas, tapi kita harus berusaha juga buat nahan segala hal yang dapat membatalkan dan mengurangi pahala puasa. Mau tahu apa aja itu? Yuks scroll ke bawah… Menggunjing “Wahai orang-orang yang beriman! Jauhilah banyak prasangka. Sesungguhnya sebagian prasangka itu dosa. Janganlah kamu mencari kesalahan orang lain dan ja...