Rumus Create Buat Kamu Yang Pengen Kreatif
“Kreatif terdiri dari 1% inspirasi, dan 99% kerja keras. Kreativitas 99,9% didapat karena memulai bukan memikirkan”
Katanya zaman ini zaman edan, sekarang emak-emak harus tau menggunakan smartphone, tinggal menggunakan jari eh udah nyampe barang yang buat kita ngiler, mau pergi gak bawa uang sekepok udah ada e-money, e-commerce juga saling balapan dengan inovasi tingkat tinginya, start up juga semakin bermekaran seperti dimusim pandemi, inovasi anak negeri emang gak ada matinya, belum lagi kalo ngeliat orang luar dengan terobosnya. Cukup membuat batin meronta-meronta minta ingin dinikahi *eh, kaum rebahan bertambah populasinya mengisi ruang di bumi, noh ucapan ‘aku mah apa atuh hanya remahan reginang’ juga menghiasi percakapan kehidupan. Lalu kalo sudah besar mau jadi apa? (dengan nada lagu Susan Punya Cita Cita) *prok prok.
Otak manusia memiliki perannya masing-masing, Einsten yang selalu dinobatkan jenius saja hanya menggunakan 11% dari otaknya. Jadi jangan ke-Pd-an tingkat tinggi, diatas langit masih ada langit, tapi jangan juga menjadikan insecure sebuah kebiasaan sehingga kita lupa bersyukur. Inovasi, kreativitas, konseptual, dan gagasan letaknya nih di otak kanan. Kadang memang kita terpaku dengan analitik, matematika, membaca, dan sederetan aktivitas pembelajaran yang banyak menggunakan otak kiri. Tidak heran di sekolah kita dituntut menghafal bukan menemukan, jadi kebanyakan terampil menggunakan otak kiri. Kalo kamu mau melatih otak kanan kamu seringlah ikuti senam otak atau hal yang melatih lainnya. Kabar bahagianya buat gamers. Sumbangan efektif kebiasaan bermain game terhadap kreativitas sebesar 38,1%. Berarti masih sekitar 61,9% variabel lain yang mempengearuhi seperti sikap sosial, kondisi lingkungan, kebebasan, pengakuan, dan penghargaan.
Udahan yah spoilernya memang kalo jiwa penulis mukadimah aja panjang kali lebar, *sombong amat lu min. Nah kali ini mimin mau bahas tentang bagaimana kita bertahan untuk tidak ‘mengkerdilkan’ diri kita, gak peduli deh dengan pencapaian orang lain yang penting #TabrakAjaDulu. Sebuah konsep create yang mengubah persepsi kita tentang kreatif. Berpikir kreatif ini juga banyak pengertiannya yang jelas mimin hanya merangkum dengan bahasa mimin yaitu kemampuan menemukan ide-ide baru yang orginal dari proses melihat sesuatu dari sudut pandang baru, membentuk hubungan baru dan akhirnya terdapat kombinasi baru. Banyak banget sebenarnya yang menghambat proses berpikir kreatif itu sendiri nih. Pertama, instan, wes mie instan memang mantap kalo sedap itu mereknya wkwk, sesuatu yang kita dapatin dengan mudah membuat kita berpikir jangka pendek nih. Kedua, persepsi kadang kemampuan mengeneralisasi kita luar biasa tingkat dewanya, kalo ada satu contoh nih yang matahkan teorema tersebut, kita malah takut untuk menjadi berbeda. Ketiga, berpikir negatif, nah ini memang yah hanya covid-19 kata negatif ini disenangi, sisanya nyalahin dia terus nih, semakin banyak sel otak kita mengirim pesan masuk negatif ternyata ini menstimulus lebih lambat. Keempat, kaku, memiliki idealisme tidak salah, yang kurang tepat adalah saat semua menjadi hanya ada satu jawaban yang benar membuat kita membatasi ruang lingkup berpikir kita dan cakrawala presepsi kita. Kelima, malu, wah memang sifat malu-malu kucing ini gak bagus kalo didiamkan nanti jadi malu-malu harimau *eh. Nah sifat pemalu ini direm-rem aja dikit, ya memang gak semua keadaan kita harus bersikap bar-bar.
Lalu bagaimana nih agar kita bisa meningkatkan berpikir kreatif kita?. Yuks kita PDKT berfaedah dulu, dibaca, ulang lagi, hayati, action. Kasian ah, kalo cuma jadi teori udah berlumutan nih web. Saatnya kamu intip lansung joss lakukan
Combine
Mengabungkan beberapa hal agar lebih bernilai daripada saat terpisah. Misal pertanian dan perkotaan. Perdesaan selalu menawarkan hawa yang sejuk, angir semilir dan hijaunya sawah yang membentang. Presepsi kita selalu mengarah pada pedesaan = sawah. Berbeda dengan perkotaan yang cenderung ribut, bising, banyak polusi membuat gerah dan lahan sempit yang membuat tidak mungkin untuk bercocok tanam. Lahir lah inovasi yaitu urban farming yang mengabungkan antara pertanian namun ditengah kota. Sistem pertaniannya bervariasi, ada ventikultur, hidroponik dan lainnya.Reverse
Membalikkan sebuah ide atau asumsi, mencoba kemunmgkinan baru. Contoh kasus payung terbalik. Sahabat kebaikan biasanya saat hujan pasti menggunakan payungkan? Nah pernah berpikir bagaimana jika payung dibalik? Ada loh, bahkan dijual ^_^.Eliminate
Mengurangi atau menghilangkan suatu komponen yang tidak terlalu penting agar lebih efektif dan efisien. Contoh kasus pada Air Asia, maskapai ini mampu menawarkan harga yang lebih hemat dikantong dibadingkan dengan yang lain. Why? karena air asia hanya mengoperasikan satu tipe yaitu pesawat Airbus A320. Satu tipe pesawat ini membantu Air Asia untuk manajemen pesawat dengan mudah dan murah. Dengan kata lain, semakin banyak jenis pesawat dan tipe, maka semakin mahal biaya manajemen karena harus membutuhkan banyak pelatihan Sumber Daya Manusia (SDM) perusahaan seperti pilot, crew, pramugari dan lainnya.Adapt
Menemukan nilai lebih dari barang lain dan mengadaptasi kedalam bidangnya. Contoh kasus pada minute clinic. Sebuah klinik yang menggunakan konsep ritel dalam pelayanannya.Put to Other Use
Menemukan fungsi atau cara pakai lain. Contohnya dalam mie instan, ada yang dalam cup dengan varian rasa yang berbeda tergantung selera dari pembelinya.Modify
Memodifikasi supaya lebih menarik, lebih bermanfaat. Contoh mobil dan handphone. Dulu nih masih zaman hp yang berat dan bisa buat melempar orang, nah sekarang semakin berkembang hp didesain dengan lebih tipis, banyak fitur, lebih ringan dan kelebihan lainnya.
Proses kreatif akan menimbulkan inovasi dan menghasilkan perubahan. Sahabat kebaikan sudah belajar apa untuk tambah kreatif.

Komentar
Posting Komentar
Selalu berbuat baik dan menebar senyum kebaikan
".. Satu hal bahagia adalah ketika melihat senyum orang lain karena kebaikan yang kita lakukan .."
Sudahkah Anda berbuat baik hari ini?