Sebuah Tantangan Menjadi Kaya Dengan Nabung Saham
Judul Buku : Nabung Saham Sekarang
Pengarang : Ellen May
Tahun Terbit : 2021
(Cetakan Kesepuluh)
Penerbit : PT Gramedia Pustaka Utama
Harga Buku : Rp117.500
Ukuran buku : 15 X 23 cm
Jumlah Halaman : 216
Berat Buku : 400 gram
ISBN :
978-602-03-7481-9
Sebagian orang pasti pernah berpikir untuk menjadi orang kaya
namun seringkali mereka tidak tau caranya. Cara instan pun ditempuh seperti
mengikuti investasi yang menjanjikan profit berlimpah dan berakhir menyedihkan.
Apakah kamu pernah menjadi salah satu korbannya? Jika iya, maka jangan khawatir
karena buku Nabung Saham Sekarang, bisa menjadi solusi untuk menyelesaikan
permasalahan tersebut. Ditulis oleh Ellen May, seorang pakar, mentor, dan
praktisi yang kecintaannya terhadap saham tidak diragukan lagi. Paket komplit,
adalah kata yang paling tepat untuk mendeskripsikan buku ini. Judul Nabung Saham
Sekarang berisikan ajakan untuk sedini mungkin terlibat dengan saham. Mulai
membaca isinya, pembaca akan disajikan tetstimoni menarik yang akan
membangkitkan semangat untuk membaca. Belum lagi, setiap lembarannya dituliskan
kata demi kata yang berisikan motivasi. Sayangnya ini akan tetap menjadi
motivasi selama orang tersebut mengerti pesan tertuliskan karena ditulis dalam
bahasa asing.
Uniknya, buku ini tidak hanya berisi ajakan tetapi paket lengkap
untuk mempelajari saham. Diawali dengan penanaman pola pikir terkait dengan si
kaya dan si miskin, si kaya tidak sekadar bekerja keras; dia menjadi semakin
kaya dengan memiliki tujuan, berani mengambil risiko dan cerdas mengelolanya,
memperjuangkan tujuannya hari demi hari, dan tidak menyerah. Dilanjutkan pada
bab berikutnya terkait dengan saham secara mendetail dari pengertian, perbedaan
saham dengan investasi lainnya seperti deposito dan nabung di bank, keuntungan
dan risiko dari saham. Tidak ketinggalan terdapat sepuluh prinsip ala Warren
Buffett, salah satu tokoh yang menjadi kaya raya lewat saham yang sebelumnya
hanya berjualan koran, minuman soda, dan permen karet. Buku ini menjadi sempurna
karena dilengkapi dengan contoh saham yang potensial dan saham yang perlu
dihindari oleh pembaca.
Memasuki bab selanjutnya, inilah inti pesan yang ingin
disampaikan oleh Ellen May. Nabung saham memiliki arti membeli sejumlah saham
dengan nominal yang sama dengan periode tertentu secara rutin. Saat terjadinya
krisis, tentu terdapat perbedaaan harga saham ataupun bisa dikatakan turun
besar-besaran namun jangan takut ini sama halnya kita mendapat saham yang lebih
banyak karena nilainya yang lebih murah. Sehingga akan jauh lebih mudah saat
harga saham nantinya naik, kita akan mendapatkan kuntungan yang lebih besar
Tidak sembarangan nabung, saham yang kita pilih juga haruslah saham yang
fundamental, produknya senantiasa dibutuhkan oleh masyarakat, histori kinerjanya
bagus, konsisten membagikan deviden, dan kapitalisasi yang besar contohnya pada
sektor perbankan dan konsumsi.
Jika Anda tipe yang masih ragu terhadap saham,
jangan takut hasil bacaan Anda berakhir hanya menjadi teori semata, karena Ellen
May juga menyajikan ilmu terkait reksadana saham. Dengan berinvestasi reksadana,
berapa pun uang yang kita investasikan sudah bisa membeli beberapa saham
sekaligus yang dikelola oleh manajer investasi reksadana tersebut. Setiap hal
pasti memiliki strategi, jika ingin sukses kita harus bekerja cerdas. Dalam
investasi dan trading saham juga memiliki strategi tersendiri, Banyak orang yang
menganganp .investasi dan trading saham adalah hal yang sama, faktanya kedua hal
tersebut sangat berbeda meskipun kendraannya sama, yaitu saham. Perbedaanya
terletak pada pola pikir dan cara memperlakukan saham tersebut. Strategi
investasi terdiri dari values investing dan growth investing . Sedangkan untuk
trading saham teridri dari analisis grafik, psikologi trading, dan manajemen
risiko trader. Tentu setelah mempelajari apa yang saya ulas di atas, masih
menjadi pertanyaan besar di benak kita “Bagaimana kalau saya rugi”, seolah sudah
bisa meramal yang dirasakan oleh pembaca, Ellen May telah menyediakan jawaban
khusus untuk pertanyaan ini dibukunya yaitu konsistensi dan kesabaran. Rencana
akan menjadi rencana apabila tidak diwujudkan, prinsip inilah yang mengilhami
bab terakhir, sebagai catatan penutup. Ellen May menuliskan lima langkah jitu
untuk berani memulai. Tulisannya seolah berbicara kepada pembaca bahwa mereka
pasti bisa untuk sukses dan harus dilakukan sekarang juga.
Dari judulnya, tentu
kita sudah bisa menduga siapa yang cocok membaca buku ini. Buku ini cocok dibaca
untuk investor pemula dan orang yang telah berpengalaman sebagai investor.
Penyajian buku yang menarik dengan menampilkan kata bijak pada bagian awal
babnya sangat cocok untuk dibagikan di cerita WhatsApp maupun instagram oleh
para pembaca milineal. Pembaca juga dibantu dengan adanya highlight pada setiap
tulisan penting. Lalu pembaca juga sangat terbantu karena disetiap babnya
terbagi lagi menjadi setiap sub bab yang isinya saling terpaut, membuat pembaca
tidak merasa lelah untuk membacanya. Buku ini semakin ciamik karena dilengkapi
dengan refleksi diri, seperti judulnya yang berisi ajakan, seolah pengarang
tidak ingin membiarkan pembaca berakhir hanya menjadi pembaca namun memiliki
kisah sukses yang sama dengan banyak orang yang tertuliskan dibukunya. Masuk ke
lembar demi lembar, pembaca akan terhanyut isi tulisan yang dituangkan
didalamnya dan membuat pembaca terjerat, lalu terpikat untuk tidak akan berhenti
membalik halaman demi halaman. Kekurangan buku ini adalah dalam beberapa grafik
tidak disertai dengan keterangan judul misalnya pada halaman 48—50 yang
mengurangi kepemahaman pembaca.
Alangkah lebih baiknya juga pengarang
menyertakan daftar istilah yang membantu orang awam agar lebih mengerti.
Ditambah dengan tulisan yang terlalu padat karena menyinggung reksadana dan
trading saham secara singkat. Seharusnya buku ini cukup menampilkan nabung saham
secara tuntas. Dari semua kekurangan tersebut, penulis merasa terobati dengan
kehadiran buku ini karena telah berusaha menjadi obat terbaik terhadap isu di
masyarakat yang ingin menjadi kaya dengan menghalalkan semua investasi bodong.
Penulis juga begitu takjub karena royalti penjualan buku diberikan untuk
kegiataan sosial. Tidak kalah penting, buku ini memberikan kesan terdalam bagi
penulis karena bahasanya mudah untuk dipahami sekalipun orang awam dalam bidang
investasi yang membacanya dan pemilihan tampilan biru yang menyejukan mata
ditambah dengan ilustrasi, grafik, dan gambar sehingga tidak menimbulkan bosan.
Akhir kata, seperti Ellen May penulis ingin mengajak nabung saham sekarang juga
! Jika besok belum tentu kita masih menghirup udara yang diberikan oleh Tuhan.
Jika ditunda, siapa tau kita sudah kalah dengan tetangga dari segi kekayaan.
Jangan pernah ragu, jika kamu masih merasa abu-abu terkait dengan saham, buku
Nabung Saham Sekarang karya Ellen May bisa menjadi bahan bacaan wajib yang kamu
miliki. Buku ini sebagai caara mudah mengubah krisis yang menakutkan menjadi
peluang yang sangat menguntungkan
Komentar
Posting Komentar
Selalu berbuat baik dan menebar senyum kebaikan
".. Satu hal bahagia adalah ketika melihat senyum orang lain karena kebaikan yang kita lakukan .."
Sudahkah Anda berbuat baik hari ini?