MENAKJUBKAN! INILAH WAJAH BARU BATAM, DARI POTENSI HINGGA PELUANG DI MASA MENDATANG

Batam, sebuah kota yang menyimpan sejuta keragaman terletak di wilayah perbatasan, ternyata saat ini sedang bertambah usia. Selama 193 tahun, Batam menempatkan diri menjadi daerah yang selalu mengikuti perkembangan zaman. Tidak heran, banyak julukan yang sudah didapatkan, dimulai dari kota industri, kota ramah investasi,  hingga seringkali disandingkan dengan negara tetangga yaitu “Singapuranya Indonesia.” Perjalanan panjang yang ditempuh Batam dimulai sejak tahun 1970-an.  Pada waktu itu, pemerintah membuat kebijakan yang menetapkan Kota Batam menjadi daerah yang berfokus pada industri minyak dan gas bumi. Beriringnya waktu, Batam bertransformasi menjadi daerah yang yang seringkali dilirik oleh investor untuk memberikan suntikan modal. Namun, apa saja hal baru yang ada pada Kota Batam? Mari kita simak satu per satu.


Perekonomian Bangkit, Investasi Terasa Mudah 

Jika dulu investor harus menghabiskan waktu lama (tatap muka) dengan deretan persyaratan yang cukup menyulitkan. Maka saat ini, investasi dipermudah hanya dengan gengaman tangan melalui satu pintu. Semua terkait dengan investasi terintegrasi dalam sistem Batam investment yang sudah ada. Jenis-jenis industri yang ada di Batam pun beragam, beberapa di antaranya: aneka industri, industri elektronik dan elektrikal, industri furnitur, industri kertas, industri kimia, industri plastik, kulit dan kemasan, industri logam dan mesin, industri makanan dan minuman, industri migas, industri pengolahan tembakau, industri perkapalan dan pendukungnya, industri tekstil dan produk olahannya, serta industri ternak dan perikanan. Keuntungan lainnya yang tidak boleh dilewatkan yaitu batam sebagai free trade zone sebab kebijakan tersebut mempermudah investor meraup keuntungan yang lebih cepat.

Infrastruktur Pendukung Ladang Investasi

Jika Anda ke Batam, maka tidak perlu pusing memikirkan kemacetan. kita akan banyak menemui jalan dengan muatan lebar yang meminimalisir kemacetan. Bukan tanpa alasan, jalan tersebut disiapkan untuk 100 tahun mendatang. Diharapkan menjadi penghubung bagi kawasan industri dengan sektor lainnya. Gedung menjulang tinggi juga akan menghiasi pandangan, salah satunya Gedung Meisterstadt Pollux Habibie yang dibangun 350 meter untuk memberikan tempat ternyaman bagi investor. Pelabuhan, bandara, dan pembangunan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) juga menjadi sorotan. Saat ini bandara Internasional Hang Nadim sedang giat dalam melakukan renovasi dan perluasan muatan. Harapannya tiga tahun mendatang mampu melayani penerbangan langsung ke Asia serta ke wilayah lain di Indonesia yang belum terhubung dengan Batam. Pelabuhan Batu Ampar juga  akan melakukan penambahan armada crane untuk mempercepat proses bongkar muat peti kemas.  KEK Kesehatan Sekupang diharapkan akan menjadi kawasan investasi kesehatan yang terpadu. Di dalam KEK Kesehatan Sekupang, nantinya akan terdapat rumah sakit yang bertaraf internasional dan juga dilengkapi dengan destinasi wisata untuk para pengunjungnya.

 (Gedung Meisterstadt Pollux Habibie. Sumber Foto: Batamnews)

 

Pendidikan Sumber SDM Unggul

Sumber daya manusia menjadi tolak ukur untuk perkembangan di masa mendatang. Batam juga menyiapkan beberapa langkah strategis diantaranya menyediakan pendidikan tinggi yang sesuai dengan lapangan pekerjaan masa kini. Sebut saja, Politeknik Negeri Batam yang disiapkan untuk KEK Batam Aero Technic (BAT). Disamping itu, Batam juga memiliki Nongsa Digital Park yang menjawab kebutuhan talenta digital terbaik. Belum lama ini, Presiden Joko Jokowi Widodo bahkan berambisi menjadikan Nongsa Digital Park sebagai “jembatan digital” antara Indonesia dan Singapura. Harapannya talenta-talenta muda ini mampu mengisi kebutuhan pasar digital internasional. 

(Nongsa Digital Park, Sumber: East Ventures, Indonesia)

Potensi dan Peluang di Masa Mendatang 

Jika berbicara tentang potensi, maka tidak akan pernah ada habisnya untuk mendeskripsikan kota Batam. Menelitik dari kacamata pariwisata, Batam telah memiliki pariwisata religi dengan mengangkat budaya Melayu melalui adanya Masjid Tanjak. Tanjak merupakan salah satu penutup kepala pria pakaian khas daerah di Tanah Melayu. Jika ingin melihat hewan nan lucu, Batam telah menyediakan Taman Rusa Sekupang. Liburan juga terasa nikmat dengan beberapa destinasi yang memanjakan mata, dari pantai hingga destinasi wisata buatan. Sementara itu, objek lainnya yang turut menjadi penunjang bagi pembangunan pariwisata Batam antara lain wisata religi, wisata belanja, wisata buatan, serta MICE dan wellness.

Di Masa yang mendatang Batam menawarkan paket lengkap, sumber daya yang mumpuni, perekonomian yang meningkat dengan investasi yang dipermudah, kawasan infrastruktur strategis yang diperluas dengan adanya KEK Kesehatan Sekupang, KEK Nongsa Park, dan KEK Batam Aero Technic (BAT) yang terintegrasi dan tentunya pariwisata unggulan yang siap memanjakan diri.  Tentu hal ini perjalanan yang tidak mudah, sepanjang 2022 Pemerintah Kota Batam telah mendapatkan puluhan prestasi baik kelembagaan, kepemimpinan, hingga pembangunan. Inilah bukti, bahwa eksistensi Batam saat ini tidak lepas dari pemerintahan yang solid. Namun, tidak juga boleh berpuas diri karena masih banyak elemen yang harus dibenahi. Salah satunya terus mendorong partisipasi masyarakat dalam mewujudkan pembangunan terintegrasi, mendengar suara buruh sebagai kota industri, dan menciptakan lapangan kerja baru bagi warga pribumi. Selamat Hari Jadi ke 193 tahun, semoga wajah kota batam masa kini mampu membawa lebih banyak kebermanfataan.


Komentar