Postingan

Menampilkan postingan dengan label Ibu & Ayah

Maaf dari Saya

Gambar
Aku pernah bercakap di bawah langit Agustus saat malam tiba. Ditemani ribuan bintang yang semesta sisihkan untuk tata surya. Berbicara tentang gemerlapnya dunia, yang kerap kali membuat kita buta. Pertanyaanku masih tetap sama. Bagaimana cara jatuh cinta. Karena panjangnya tahun hingga dua puluh satu pun aku masih belum bergetar menatap netra keduanya. Karena hingga matahari kian memanas pun aku belum bisa meneteskan air mata karenanya. Sungguh, tak sepantasnya aku berulang menatap mereka, bersamaan dengan hati yang kosong tanpa kasih yang tak ku pilih. Begitu tega rasanya jika setiap pagi menjelang, suara lemah penuh harap dan do’a itu tak ku sambut dengan tenang. Entah kenapa, aliran darah yang mengikat kita tak menggetarkan jiwa yang kini meronta. Kerap kali aku menoleh iri pada sekitar. Pada mereka yang begitu jatuh cinta. Pada mereka yang setiap hari mengangkat telefon dari keduanya. Pada mereka yang air mukanya berubah ceria ketika melihat layar yang tertuliskan naman...