Siapa Kami ? Maaf Aku Belum Bisa Melupa

 

Katanya setiap pertemuan pasti ada perpisahan,

Katanya kita pasti saling melupa dengan jarak yang memisahkan,

Katanya setiap kenangan akan ada waktu untuk terhapuskan,

Bertemu dengan mereka, aku menyadari,

Bahwa perbedaan membawa warna,

Bahwa kesempurnaan ada karena bersama,

Bahwa keberagaman jadi awal untuk berdaya,

Maka izinkan aku menuliskan cerita,

Karena waktu akan terkikis, ingatan bisa lupa, namun tulisan tidak bisa mati, bukan ?

 

Hai siapa kami dibelakang layar FEBYS?

Muhammad Nurhidayatur Rozikin

    Nah kenalin ini project manager kami selama di FEBYS Buleleng, namanya Zikin, lelaki satu ini memiliki pesona selebgram wkwkw. Menyukai dunia konten dan humas sebagai bidang keahlian. Jika kami bertanya apa yang belum selesai, maka dengan santai jawabannya selalu tidak ada, sosok yang dapat bisa diandalkan sebelum kepergian hingga saat ini. Zikin ini juga suka bernyanyi loh, hampir semua lagu dia tau, prinsipnya menyanyi lagu galau bukan berarti sedang galau JBisa dibilang, orang yang paling repot selama proses FEBYS, ya Zikin. Dia juga tipe orang yang bisa mencairkan suasana, lalu periang dengan bahasa-bahasa khas ala zikin.  Lelaki campuran Jawa-Kalimantan ini paling banyak deh fansnya, jadi buat banyak fans gak harus tinggi loh *eh.


(Noted : Bagian depan dalam foto ini adalah Zikin)

Muhammad Emir Al-Azkiya

    Nah ini adalah orang yang suka memberikan kami ulasan makanan halal selama di Bali. Emir sosok yang paling perlu dicontoh kalau soal agama. Lalu Emir ini dari awal sudah berniat menjaga image namun gagal, buktinya dia sudah bisa julid, ghibah dan perbuatan lainnya wkwk.  Sampai sekarang masih menjadi tanda Tanya, guru apakah Emir?. Emir juga tipe orang yang banyak berperan di reseach game bidang sosial, termasuk penurut loh mengunting-gunting, lalu mau ditinggal sendirian untuk memimpin adek-adek. Walaupun kadang masih receh untuk leluconnya. Yeay semangat yah Emir.

Nadyatul Husna

    Nah ini pasangan tidurnya aku, jujur ketika ditinggal pulang duluan rasanya seperti kikuk, ada yang benar-bernar terasa kurang. Mba Nadya salah satu orang perfeksionis dalam berfoto, nah aku paling gak bisa ambil foto hahah. Tapi keren banget selalu sabar menghadapi foto yang aku ambil jelek. Mba Nadya ini bertugas untuk administrasi, konsumsi dan research game Sains. Jangan salah, walaupun kedokteran mba Nadya mampu loh dengan cepat belajar Sains, keren banget kan. Sebagai seorang perempuan yang suka cerita, mba Nadya termasuk orang awalnya kalem lama-lama mengalir dengan sendirinya. Hal yang paling aku salut nih, Mba Nadya ini jago banget begadang, tapi tetap bangun pagi loh. Bisa belajar dalam kondisi apapun, lalu jika dia tidak mau melakukan sesuatu akan bilang “Maaf introvert”.

(Noted : Perempuan bagian tengah yang duduk adalah Mba Nadya)

Rizky Noor Rochim

Rochim salah satu cowok yang punya banyak kata unik, dari “parah kamu”, “kecewa aku”, setiap kata yang dikeluarkan mampu menjadi sorotan bagi kami. Selalu memposisikan diri sebagai anak bungsu, Rochim ini memiliki vibes adek banget. Jadi yang paling banyak diperhatiin, ya Rochim. Dari makanan, kesehatan, sampai masalah percintaan *eh. Rochim juga salah satu juru kunci pencair suasana loh karena mau menjadi korban buli. Kelebihan Rochim salah satunya jago untuk mengambil gambar. Ouh iya, selama FEBYS kelas Teknik juga diubah menjadi kelas pengembangan karir bersama dia wkwkw.

Wahyu Febri Ramadhy

Sosok satu ini memiliki kelebihan terlihat dewasa dan kebapakan wkwk, selain itu nih bahasanya juga tidak jauh dari Sains. Walaupun awalnya terlihat di foto lumayan pendek, namun diantara tim, mas Wahyu paling tinggi.  Jauh dari kata serius, mas Wahyu jago loh untuk julid, lalu anehnya, mas Wahyu paling sering tidur sendirian, duduk juga sendirian, semoga gak berakhir sendirian yah *eh. Hal yang identik dengan mas Wahyu yaitu delay, pesawatnya sering banget delay loh. Lalu, mas Wahyu ini punya sifat tenang gitu. Ouh iya, disaat waktu yang bersamaan, mas Wahyu juga menghadapin pilihan berat untuk dipilih, senang bisa menjadi bagian yang mendengarkan cerita itu.

(Noted : Baju hitam paling depan adalah Mas Wahyu dan baju hitam putih Emir)

Kalam Al-Jibran dan Dua Guru Cantik

    Salah satu BOD yang menemani proses kami di Buleleng yaitu Mas Kalam, sering banget mengingatkan masalah waktu. Lalu mas Kalam ini lebih tinggi diantara semua kami, jadi wajar kalau bersebelahan dengan beliau, akan insecure. Jangan salah, walaupun lebih banyak seriusnya, mas Kalam ini akan berbeda banget kalau sama BOD lainnya (mas Kalam dan Mas Okto). Sosok yang keliataannya serius, pintar namun tetap bisa merakyat loh.

Nah tidak kelupaan, dua wanita cantik, Bu Fafa dan Bu Erma, ibu-ibu, ini selalu sabar mendengarkan suara nyanyian kami yang tidak merdu, lelucon kami yang kadang masih nangung dan sangat pengertian persoalan keuangan.

(Noted: Paling depan di foto ini Mas Kalam)

(Noted : dari kiri bu Fafa dan Bu Erma)


Bali, Semoga Kami Kembali

Salah satu perkataan yang masih tergiang adalah semoga kita bisa kembali dengan membawa pasangan kembali. Terima kasih sudah meninggalkan banyak kenangan dan proses pembelajaran.


Komentar