Postingan

Menampilkan postingan dengan label Pemuda

Siapa Kami ? Maaf Aku Belum Bisa Melupa

Gambar
  Katanya setiap pertemuan pasti ada perpisahan, Katanya kita pasti saling melupa dengan jarak yang memisahkan, Katanya setiap kenangan akan ada waktu untuk terhapuskan, Bertemu dengan mereka, aku menyadari, Bahwa perbedaan membawa warna, Bahwa kesempurnaan ada karena bersama, Bahwa keberagaman jadi awal untuk berdaya, Maka izinkan aku menuliskan cerita, Karena waktu akan terkikis, ingatan bisa lupa, namun tulisan tidak bisa mati, bukan ?   Hai siapa kami dibelakang layar FEBYS? Muhammad Nurhidayatur Rozikin      Nah kenalin ini project manager kami selama di FEBYS Buleleng, namanya Zikin, lelaki satu ini memiliki pesona selebgram wkwkw. Menyukai dunia konten dan humas sebagai bidang keahlian. Jika kami bertanya apa yang belum selesai, maka dengan santai jawabannya selalu tidak ada, sosok yang dapat bisa diandalkan sebelum kepergian hingga saat ini. Zikin ini juga suka bernyanyi loh, hampir semua lagu dia tau, prinsipnya menyanyi lagu gal...

Fenomena Ukhti Pensiun, Bukti Tren Hijrah Mulai Banyak Ditinggalkan

Gambar
Ukhti pensiun adalah istilah yang saya buat sendiri untuk menggambarkan suatu kondisi ketika seseorang yang tadinya ukhti berhenti jadi ukhti. Definisi akhi dan ukhti pernah saya tulis dalam tulisan saya yang ini: Tipe Akhi Yang Wajib Ukhti Ketahui . Definisi ukhti yang saya maksud dalam tulisan saya kali ini akan merujuk pada tulisan saya sebelumnya. Agar tidak menimbulkan bias tak berarah saya akan paparkan lebih jelas mengenai ukhti pensiun. Ukhti pensiun adalah perempuan yang menanggalkan seluruh artibut keukhtian dalam dirinya. Atribut keukhtian yang dimaksud di sini berkaitan dengan penampilan bukan ritus peribadatan. Istilah ukhti pensiun ini tercetus setelah saya melihat fenomena yang terjadi di sekeliling saya. Beberapa kawan saya satu persatu secara sadar dan sukarela menanggalkan segala atribut keukhtian yang melekat dalam dirinya. Cadar yang dipakai belum genap selustrum sudah dilepas, kaos kaki sudah ditanggalkan, kerudung yang dulunya m...

Berperan atau Baperan ?

Gambar
Semakin produktif, semakin kita memilih lebih berperan bukan baperan!!! Semakin tua dunia, semakin menjadi-jadi tingkah manusia dalam persaingan menuju kata “TERBAIK”. Pemuda mengambil peran besar dalam mencetak banyak perubahan, menggali potensi, dan membuat itu lebih bersinergi dalam persaingan. Apakah kita tergolong orang-orang bersinergi dalam mencetak perubahan? Atau malah menjadi kaum rebahan hanya mengambil peran dalam “KEBAPERAN”? Jatuh sedikit sudah membuat letih perjuangan, terseret arus dalam kebodohaan tipu muslihat dalam kemalasan, menyebabkan kita tertinggal dalam PERAN yang seharusnya kita perjuangkan. PERAN bukan mencari kita, namun kita sendirilah yang memilih peran itu untuk kita mainkan. Banyak dari kita yang sudah mengantongi gelar-gelar tinggi, berprestasi, dan skill namun tak semua potensi itu berujung PERAN. Jika semua PEMUDA sadar tombak kejayaan berada dalam tangan-tangan kita, maka penjajahan dalam diri, masyarakat, negara dan bahkan dunia akan meng...