Postingan

Menampilkan postingan dengan label Pilihan

Berperan atau Baperan ?

Gambar
Semakin produktif, semakin kita memilih lebih berperan bukan baperan!!! Semakin tua dunia, semakin menjadi-jadi tingkah manusia dalam persaingan menuju kata “TERBAIK”. Pemuda mengambil peran besar dalam mencetak banyak perubahan, menggali potensi, dan membuat itu lebih bersinergi dalam persaingan. Apakah kita tergolong orang-orang bersinergi dalam mencetak perubahan? Atau malah menjadi kaum rebahan hanya mengambil peran dalam “KEBAPERAN”? Jatuh sedikit sudah membuat letih perjuangan, terseret arus dalam kebodohaan tipu muslihat dalam kemalasan, menyebabkan kita tertinggal dalam PERAN yang seharusnya kita perjuangkan. PERAN bukan mencari kita, namun kita sendirilah yang memilih peran itu untuk kita mainkan. Banyak dari kita yang sudah mengantongi gelar-gelar tinggi, berprestasi, dan skill namun tak semua potensi itu berujung PERAN. Jika semua PEMUDA sadar tombak kejayaan berada dalam tangan-tangan kita, maka penjajahan dalam diri, masyarakat, negara dan bahkan dunia akan meng...

[I'm Not Okay] Sudah Sampai Mana Menata Hati?

Gambar
Percaya saja setelah ada hujan ada pelangi. Jangan kehilangan diri sendiri karena Tuhan tidak pernah meninggalkan kita. Waktu terus bersilih berganti. Baru saja nyaman dengan pagi, sudah berganti dengan siang. Mau menunda sebentar lagi eh udah malam. Begitulah semua sudah di setting oleh Tuhan. Tapi tidak semua kita bisa mengikuti alur waktu, kadang masih saja enak dengan rasa luka yang mendalam. Entah karena dendam kesumat yang tidak bisa tersalurkan, benci yang menggerogoti untuk tidak saling mengenal, marah yang kadang membuat hilang akal, kecewa yang membuat jatuh menangis tersedu-tersedu atau sedih yang tak kunjung berlalu. Katanya kita hidup dimasa sekarang hanya perlu menjadikan masa lalu sebagai pelajaran dan masa depan sebagai proses panjang yang harus diperjuangkan. Lagi-lagi masih ada yang terbayang dengan masa lalu yang tak pernah padam. Perasaaan negatif tadi mengalir tak pernah habisnya, seperti air di laut yang tak dapat dikuras. Tertawa bukan berarti tak ada be...

Di Antara Dua Pilihan

Gambar
Bukan dalam drama, novel dan tertulis dalam cerita. Namun hal itu nyata yang kita semua pasti merasa. Manusia tak pernah lepas dari dua hal dalam hidupnya, kebaikan dan keburukan. Tertipu dengan hasutnya, terlena dengan rayunya dan hanyut dibawah bisiknya. Tak mampu bertahan maka lembah dalam jurang pun siap untuk tempat bersarang. Gelap dan Terhimpit jika terus menerus terbisikkan. Sahut yang memanggil untuk menghantar pada cahaya Tangan dan kaki tak mau memihak padanya Berlari dan menggenggam arah untuk melawan, karena sudah terbuai dan menjadikan itu sebuah kecintaan. Dunia ini tempat kita hanya sebentar, ibarat seorang musafir yang hanya menetap dan numpang lewat. Manusia tak lepas dari bisikan dan rayu syaiton. Kesenangannya adalah melihat kontrol tak terkendali pada diri manusia, mengikuti apa yang dia perdaya adalah kesuksesan nyata. Hambatan yang selalu menjadi arus baik itu tak tersalurkan Saat kita tak mampu menguasai hati. Sulit sekali menjadi orang...