Postingan

Menampilkan postingan dari Agustus, 2021

1443 H

Sebuah momentum yang harus kita syukuri, mengevaluasi diri agar menjadi pribadi lebih baik kedepannya. Hijrah secara bahasa berasal dari bahasa Arab, haajaro - yuhaajiru - muhajarotan wa hijrotan . Dimana seseorang yang berpindah meninggalkan suatu tempat yang baik menuju tempat yang buruk dan sebaliknya meninggalkan tempat yang buruk menuju tempat yang baik. Hijrah bukan hanya saja ungkapan biasa melainkan harus dibuktikan dengan keteladanan yang baik dan mampu merubah kebiasaan-kebiasaan buruk sehingga bisa dijadikan panutan bagi orang sekitar. Bagi kita, Hijrah merupakan hari besar yang bisa menjadi renungan semua umat agar kedepannya kita mampu menghadirkan nilai-nilai positif bagi peradaban Islam. Tapi sebaliknya juga, ketika roh dan jasad ini ingin hijrah bukan berarti harus menunggu hari besar Hijrah untuk memulainya, melainkan diwaktu manapun bisa kita lakukan, lebih-lebih mendapatkan hidayah dari Sang Khalik. ...

Menelusuri Kepimimpinan Nabi Melalui Uswah Leadership

Gambar
       Tentu kita sering mendengar istilah leadership dalam kehidupan kita sehari-hari. Bahkan leadership menjadi salah satu bagian yang harus dimiliki oleh insan di bumi ini dalam menghadapi persaingan global. Tetapi pertanyaan yang sering membelenggu dibenak kita, siapakah yang harus kita contoh dalam hal kepemimpinan ini ?.       Jawabannya pun beragam macam, dengan banyaknya diisajikan persepsi baru, maka tauladan kepemimpinan menjadi lebih kompleks untuk dipilih. Kali ini penulis ingin sekedar berbagi untuk menambah ragam persepsi tersebut. Bersama dengan Zilenial Teacher, sebuah inkubasi pendidikan dibawah naungan Dompet Duafa kami mencoba belajar menjadi seorang guru pemimpin. Hakikatnya guru sebagai bengkel manusia, didorong untuk meningkatkan kualitas diri. Materi ini merupakan ulasan dari penyampaian bapak Muhammad Syafi’ie el-Bantanie selaku Direktur Lembaga Pengembangan Insani   Apa itu Leadership ?     ...

In Memoriam of the First Lombok 7.0 SR

Gambar
Hari ini 5 Agustus 2021, tepat tiga tahun bencana diawal bulan agustus. Pulau Lombok berguncang gempa berkekuatan 7,0 dalam Skala Richter, petang itu waktu maghrib tiba-tiba bumi berguncang. Panik? Jangan ditanya, bahkan banyak yang tak sempat menghindar, yahh bukan menghindari guncangan melainkan menghindari atap-atap dan dinding-dinding yang berjatuhan. Hal yang paling berharga saat itu adalah keselamatan diri dan keluarga, gesit kaki berlari ditengah guncangan dan dalam gelap. Hanya kalimat-kalimat taubat beserta puji-pujian atas kebesaran dan keagungan Tuhan yang terlintas dalam pikiran dan hati. Semua orang berada dalam situasi yang sama, merasakan detik-detik antara hidup dan mati. Terlebih saat itu guncangan terasa sampai ke pulau seberang. Sesaat sinyal komunikasi masih tersambung, deringan suara HP terdengar. Sanak saudara yang berada nan jauh disana sama khawatirnya dengan kami, begitu cepat berita tersebar. Tak hanya sekali, dalam gelapnya malam mas...

Dari Pertemanan, Persahabatan, Sampai Persaudaraan

Awalnya saya bertemu dengan beliau di suatu lingkaran kecil yang namanya mentoring di masjid universitas tempat kami menimba ilmu. Tak terasa dari awal pertemuan itu kami menjalin pertemanan yang awalnya biasa-biasa saja, namun ternyata pertemanan itu tidak hanya sebatas di lingkaran kecil. Berlanjut di beberapa organisasi yang kami ikuti (bingung juga si kok bisa sama) kalau tidak salah ada 6 organisasi yang kami ikuti, menjadi koordinator/menteri di setiap bidang, puluhan kegiatan kepanitiaan program kami handle , pernah juga di delegasikan ke luar daerah, bahkan mencetus suatu komunitas pengabdian kami pun samaan ( frame nya mulai ketemu disana) hingga kami pun pernah mengabdi di salah satu NGO ( Non-Governmental Organization atau LSM) Kemanusiaan. Mengisi dan membantu satu sama lain kami lakukan, tidak ada kata jeda di antara kami ketika yang satunya butuh bantuan maka semampu kami akan kami lakukan. Diskusi yang kami lakukan adalah diskusi yang di dasari oleh fra...

Fenomena Ukhti Pensiun, Bukti Tren Hijrah Mulai Banyak Ditinggalkan

Gambar
Ukhti pensiun adalah istilah yang saya buat sendiri untuk menggambarkan suatu kondisi ketika seseorang yang tadinya ukhti berhenti jadi ukhti. Definisi akhi dan ukhti pernah saya tulis dalam tulisan saya yang ini: Tipe Akhi Yang Wajib Ukhti Ketahui . Definisi ukhti yang saya maksud dalam tulisan saya kali ini akan merujuk pada tulisan saya sebelumnya. Agar tidak menimbulkan bias tak berarah saya akan paparkan lebih jelas mengenai ukhti pensiun. Ukhti pensiun adalah perempuan yang menanggalkan seluruh artibut keukhtian dalam dirinya. Atribut keukhtian yang dimaksud di sini berkaitan dengan penampilan bukan ritus peribadatan. Istilah ukhti pensiun ini tercetus setelah saya melihat fenomena yang terjadi di sekeliling saya. Beberapa kawan saya satu persatu secara sadar dan sukarela menanggalkan segala atribut keukhtian yang melekat dalam dirinya. Cadar yang dipakai belum genap selustrum sudah dilepas, kaos kaki sudah ditanggalkan, kerudung yang dulunya m...